^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-10-09 12:50:31 - Matrikulasi Program Pascasarjana IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:57:03 - Peletakan Batu Pertama MASKAMP IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:18:36 - Hasil Seleksi Mahasiswa Baru Program S2 PPs IAID Tahun 2017/2018 <0> 2017-09-10 11:49:17 - TAMADA 2017 : Memanfaatkan Ilmu dengan Baik <0> 2017-08-27 12:46:58 - Hasil Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2017/2018 Gelombang 2 <0>
 

BERITA FOTO

2017-10-11 : Matrikulasi Pascasarjana IAID Ciamis, 7-8 Oktober 2017

Matrikulasi Pascasarjana IAID Ciamis, 7-8 Oktober 2017

Anda berada di: Depan > TAMADA 2016 BENTUK SPRIT MAHASISWA MENJADI MUSLIM MODERAT MUKMIN DEMOKRAT DAN MUHSIN DIPLOMAT
TAMADA 2016 : Bentuk Spirit Mahasiswa Menjadi Muslim Moderat, Mukmin Demokrat Dan Muhsin Diplomat
Diposting pada: 2016-09-04 20:26:14 | Hits : 574 | Kategori: Umum
 

Tahun akademik 2016-2017 akan segera efektif dilaksanakan mulai minggu kedua September ini.  Sebelum memasuki agenda formal dibangku kuliah, mahasiswa baru dimanapun berada wajib melakukan ritual secara kultural melalui ospek atau apapun itu namanya, tergantung nomenklatur di masing-masing kampus. Tak terkecuali di Kampus Biru Institut Agama Islam (IAID) Ciamis, Ta’aruf Mahasiswa Darussalam namanya, akrab ditelinga kita disingkat menjadi TAMADA.

Pelaksanaan TAMADA Tahun ini berlangsung selama 3 hari mulai Kamis 1 September sampai dengan Sabtu 3 September 2016 dan dikuti oleh 303 peserta/mahasiswa baru dengan komposisi 54 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), 43 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Atfal (PGRA), 118 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 60 orang mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari’ah (ES), serta 24 orang mahasiswa Program Studi Ahwal As-syakhsiyyah/Hukum Keluarga (AS).

Menurut Ketua Panitia TAMADA Rian Saputro, tahun ini mahasiswa baru yang masuk ke IAID mengalami peningkatan sekitar 30% dari tahun sebelumnya. “Ini sebuah hal yang menggembirakan ditengah ketatnya persaingan Perguruan Tinggi saat ini”, ujar Rian saat membacakan Laporan Penyelenggaraan Kegiatan. Selama 3 hari pelaksanaan TAMADA mahasiswa baru dibekali materi  dan diberikan kegiatan yang bertujuan pada pembentukan karakter berkaitan dengan khittah atau visi Pondok Pesantren Darussalam Ciamis yakni membentuk muslim moderat, mukmin demokrat dan muhsin diplomat.

Pada kesempatan yang berbeda, Ketua BEM KM IAID Muhammad Abdul Jabbar menyampaiakan rasa syukur dan terimkasihnya kepada semua pihak yang telah membantu dari awal sampai akhir kegiatan TAMADA ini maupun selama kepengurusan Kabinet Progresif yang ia pimpin semenjak tahun lalu. “Kami berbangga hati kerja keras kami telah terbayar lunas dengan semarak dan suksesnya acara TAMADA 2016 ini, ucapan terimakasih kepada seluruh panitia wabil khusus kepada Rakanda Ahmad Nabil Attoilah, S.Th.I., M.Hum selakau wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Rakanda Dr. Sumadi, M.Ag. sebagai Kepala Biro Kemahasiswaan yang senantiasa hadir memberikan pencerahan dan bimbingan”, ungkap Jabbar dengan mengharu biru ketika menyampaikan prakata pada Penutupan TAMADA 2016.

Sebelum acara di tutup, peserta TAMADA menerima kuliah umum dari Dr. KH. Fadlil Munawwar Manshur, MS. yang merupakan Pembina Yayasan Kesejahteraan Pendidikan Islam (YKPI) Al-Fadlilyah dimana IAID merupakan salah satu satuan pendidikan di yayasan tersebut. “Saya ucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru yang datang dari seluruh pelosok Tanah Air, terimakasih atas kepercayaannya memilih IAID sebagai tempat menuntut ilmu” ucap beliau saat menutup acara TAMADA 016 diringi dengan tepuk tangan yang membuat gedung Nadwatul Ummah bergemuruh. Di penghujung acara dianugerahkan penghargaan kepada peserta Terbaik yakni kepada Siti Asih Husna Hanifa dari Peserta Puteri dan Rinto Saputro sebagai peserta terbaik Putera.(Fajar Fanji Gumilar, Infokom BEM KM-IAID, Komunitas Kertas IAID)

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali

MUTIARA HADIST
Sedekah Paling Besar Pahalanya :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Seseorang Datang Kepada Rasulullah Saw Lalu Bertanya, "Ya Rasulullah, Sedekah Manakah Yang Lebih Besar Pahalanya? Rasulullah Saw Menjawab, "Bersedekah Dalam Keadaan Sehat Sedang Engkau Amat Sayang Kepada Harta Tersebut, Takut Miskin Dan Mengharapkan Kekayaan. Oleh Sebab Itu Jangan Menunda-nunda Sehingga Apabila Ruh (nyawa) Sudah Sampai Di Tenggorokan (hampir Mati) Lalu Engkau Berwasiat Untuk Si Fulan Sekian, Untuk Si Fulan Sekian.