^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-10-09 12:50:31 - Matrikulasi Program Pascasarjana IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:57:03 - Peletakan Batu Pertama MASKAMP IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:18:36 - Hasil Seleksi Mahasiswa Baru Program S2 PPs IAID Tahun 2017/2018 <0> 2017-09-10 11:49:17 - TAMADA 2017 : Memanfaatkan Ilmu dengan Baik <0> 2017-08-27 12:46:58 - Hasil Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2017/2018 Gelombang 2 <0>
 

BERITA FOTO

2017-10-11 : Matrikulasi Pascasarjana IAID Ciamis, 7-8 Oktober 2017

Matrikulasi Pascasarjana IAID Ciamis, 7-8 Oktober 2017

Anda berada di: Depan > PSP
PSP
Diposting pada: 2014-03-25 15:31:05 | Hits : 1431
 

Pusat Studi Perempuan (PSP) merupakan lembaga pengkajian keperempuanan yang berbasis Pondok Pesantren di lingkungan Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis.
Pusat Studi Perempuan (PSP) IAID Ciamis berupaya untuk mengembangkan konsep keperempuanan dalam perspektif Islam, memberikan khazanah baru terhadap pandangan feminisme dan faham sejenisnya agar sejalan dengan Islam, memberikan perlindungan, advokasi dan pemihakan terhadap perempuan yang menjdi korban eksploitasi dan kekerasan dalam segala bentuk.
Kegiatan Pusat Studi Perempuan (PSP) IAID Ciamis adalah:
• Pengkajian tentang permasalahan perempuan dalam persfektif Islam.
• Mengembangkan konsep-konsep keperempuanan dalam perspektif Islam.
• Melaksanakan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas kaum perempuan dalam berbagai bidang.
• Melaksanakan konsultasi dan advokasi terkait perempuan dan segala bentuk permasalahannya.
• Melakukan pemberdayaan masyarakat yang berperspektif gender.

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Apakah Anda Bisa Seperti Ini? :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Ada Seseorang Yang Biasa Menghutangkan Kepada Orang-orang, Maka Jika Ia Menyuruh Menagih Kepada Pesuruhnya, Ia Selalu Berpesan, 'Jika Kamu Mendapati Orang Itu Masih Belum Dapat Membayar, Maka Maafkanlah Dia, Semoga Allah Memaafkan Kami Kelak.' Maka Ketika Ia Berhadapan Dengan Allah, Allah Memaafkannya."