^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-07-26 17:03:12 - Hasil Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2017/2018 Gelombang 1 <0> 2017-06-11 10:59:41 - Kunjungan Presiden Jokowi ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis <0> 2017-04-26 14:03:25 - Belajar dari Sapen <0> 2017-04-22 13:41:39 - Orasi Budaya : Budaya Populer dan Penguatan Identitas Masyarakat Islam Indonesia <0> 2017-04-10 15:13:01 - Kuliah Umum dan Seminar Nasional <0>
 

BERITA FOTO

2017-08-21 : Ujian Skripsi Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAID Ciamis,19 Agustus 2017

Ujian Skripsi Pada Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAID Ciamis tanggal 19 Agustus 2017

2017-08-15 : Monitoring dan Evaluasi Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Monev Kopertais Wilayah II 15-08-2017

2017-07-20 : Pembukaan Pelatihan Guru dan Pengelola PAUD: 10-15 Juli 2017

Pembukaan Pelatihan Guru dan Pengelola PAUD gelombang 2,dibuka oleh: ibu rektor Dr.Hj.N. Hani Herlina,S.Ag., M.Pd.I.

Anda berada di: Depan > KJMK
Kantor Jaminan Mutu Dan Kemahasiswaan (KJMK)
Diposting pada: 2014-03-25 15:31:21 | Hits : 1251
 

Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID), berfungsi menyelenggarakan penjaminan mutu terhadap semua Unit  di lingkungan Institut Agama Islam Darussalam (IAID). Kerja Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) menjadi salah satu bentuk pelaksanaan dari UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No 19 pasal 91 tahun tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Garis-garis Besar Program Kerja Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah:

  • Menyusun program aksi untuk menjamin kualitas/mutu sistem pendidikan dan pembelajaran yang diselenggarakan pada setiap strata yang ada di IAID.
  • Menyelenggarakan kegiatan audit mutu akademik internal (AMAI) untuk setiap program studi S1 dan S2 secara periodik minimal satu kali dalam satu semester.
  • Memberi pertimbangan kepada Rektor dan Wakil Rektor III dan Wakil Rektor IV tentang penyempurnaan sistem pembelajaran, baik yang menyangkut materi atau substansi matakuliah maupun metode pembelajarannya.
  • Berkoordinasi dengan program studi-program studi untuk menyiapkan - dalam jangka panjang - instrumen akreditasi BAN-PT untuk setiap prodi agar IAID bisa tepat dalam menyerahkan borang-borang ke BAN-PT.
  • Mengembangkan potensi intelektual dan talenta mahasiswa S1 dan S2 untuk meraih kepemimpinan mahasiswa yang berkualitas.
  • Menyelenggarakan kegiatan success skills untuk para mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan studinya dengan tepat waktu.
  • Mengadakan bimbingan dan konseling kepada para mahasiswa agar studi mereka berjalan lancar dan sukses, mereka tidak mendapat hambatan dan rintangan yang berarti.
  • Apabila diminta, IAID memberikan bimbingan dan konseling terhadap sivitas akademika, baik  mahasiswa dan tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan dan tenaga pendukung.
  • Memberi bimbingan dan konseling kepada masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan pelayanan jasa IAID.
  • Menyempurnakan Kode Etik Mahasiswa yang sudah ada disesuaikan dengan Khitthah Pesantren Darussalam agar para mahasiswa diarahkan merasa bangga sebagai santri-mahasiswa. Jadi, mereka tidak hanya sebagai mahasiswa semata, tetapi juga dalam diri mereka ada atribut sebagai santri Pesantren Darussalam.
  • Menyeleksi mahasiswa-mahasiswa yang layak mendapat beasiswa dari berbagai sumber pendanaan seseuai dengan status ekonomi mereka dan prestasi akademiknya.
  • Mengadakan pembinaan dan pencerahan kepada pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) agar mereka betul-betul bisa mengelola organisasinya dengan baik dan akuntabel, sehingga mereka suatu saat nanti bisa menjadi pemimpin masyarakat yang baik.
  • Mendorong para mahasiswa untuk menciptakan budaya membaca dan menulis sehingga mahasiswa-mahasiswa IAID bisa menulis di koran-koran, jurnal-jurnal, dan juga aktif dalam lomba-lomba menulis karya ilmiah untuk kalangan mahasiswa.
  • Membimbing organisasi-organisasi kemahasiswaan dalam menyusun program kerjanya sehingga tidak terkesan terlalu muluk-muluk tanpa ada dukungan dana yang tersedia. Prinsipnya, program kerja harus berorientasi pada anggaran yang tersedia.
  • Mengoordinasi kegiatan-kegiatan keilmuan dan kepemimpinan, serta mencari dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang kesenian dan olah raga.

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Membahagiakan Saudara Kita :
Rasulullah Bersabda, 'Barangsiapa Berjalan Memenuhi Keperluan Saudaranya Dan Menyampaikan Keinginannya, Maka Itu Lebih Besar (pahalanya) Daripada Iktikaf Di Masjid Selama 10 Tahun, Sedangkan Orang Yang Iktikaf Satu Hari Untuk Mencari Keridhaan Allah, Maka Allah Akan Jadikan Penghalang Antara Ia Dan Neraka Tiga Parit Yang Jauhnya Lebih Dari Dua Ufuk Timur Dan Barat'.